Friday, October 11, 2019

Bakso Bonanza, Cinta Pada Gigitan Pertama

Assalamu'alaikum sobat Blog Emak.. Hayo ngaku, siapa yang di dalam kulkasnya selalu nyetok bakso???

bakso kemasan
Bakso Bonanza saat dikreasikan menjadi bakso goreng.

Nah kan.. pada senyum-senyum.. Tenang mak, kita sama kok. Bakso selalu jadi salah satu frozen food yang hampir gak pernah absen dari freezer di rumah saya. Maklum, pecinta bakso garis keras! hahaha. Buat saya, bakso itu cocok untuk segala suasana. Dingin-dingin, bisa buat mie rebus pake bakso. Waktunya sarapan, keluar deh si menu andalan nasi goreng campur bakso. Lagi pengen jajanan, bisa langsung buat bakso bakar. Pokoknya mah cemilan favorito numero uno!

Saking harus selalu nyetok bakso di rumah, saya sering gonta-ganti beli berbagai macam merk bakso dalam kemasan. Beberapa kali pernah dapet yang gurihnya kebangetan, pernah juga dapet yang rasanya kaya bahan kimia, huhu. Mungkin itu rasa menonjol dari pengawetnya ya. Duh, kalau sudah begitu, jadi ngerasa bersalah deh karena ngasih makanan yang gak sehat sama keluarga. Cuma ya gimana, sudah terlanjur cinta, saya tetep aja nyetok bakso kemasan. Sambil terus gonta-ganti merk dan berharap menemukan bakso kemasan yang pas. Hingga suatu ketika salah satu teman suami bilang, "Cobain Bakso Bonanza deh. Gak pake pengawet, rasa dijamin nagih."

Saya pikir, ya biasa lah namanya promosi. Kalau belum coba sendiri, saya ga mau percaya gitu aja. Alhamdulillah rejeki gak kemana.. tak lama dari itu, saya dapet kabar bahwa Bakso Bonanza Beef akan mengadakan acara Demo Masak Kreasi Bakso di Mall Boemi Kedaton, Lampung. Wah, langsung semangat dong. Saya mau buktiin baksonya beneran enak atau nggak. Se-enggak-nya kalo gak enak, saya gak rugi amat. Wong icip-icip gratis di acara demo masak, wkwkwk.


Jatuh Cinta Pada Gigitan Pertama

Jum'at siang itu (4/10), saya datang serombongan bersama dengan teman-teman dari Tapis Blogger. Panggung demo masak kreasi bakso bonanza beef berada tepat di tengah-tengah Mall Boemi Kedaton. Para peserta terlihat antusias mau cepet-cepet nyicip. Acara dipandu oleh Chef Gaby Dharmadji. Ada tiga jenis kreasi bakso yang dibuat, yaitu bakso kuah, bakso goreng dan bakso bakar.


Saya dan teman-teman Tapis Blogger saat foto bersama Chef Gaby Dharmadji.

Dari tiga kreasi bakso tersebut, saya belum pernah membuat kreasi bakso goreng di rumah. Jadi itu lah yang paling saya tunggu-tunggu matengnya, hahaha. Dan setelah menunggu beberapa lama, yang dinanti-nanti akhirnya matang juga. Kami dipersilakan untuk mencicipi.

bakso kemasan
Bakso goreng yang baru matang.

Saat pertama kali mencicipi, saya langsung bertanya pada teman yang duduk di sebelah saya, "Eh ini bumbu crispy-nya pake tepung instan gitu gak sih?" "Nggak kok. Gw denger tadi cuma campuran tepung terigu sama tepung maizena. Dibalur pake telur gitu." "Ah masa sih? Kok bisa enak gini?" Saya masih aja gak percaya kalau baksonya hanya dibalur dengan bahan sederhana, hihi. "Lhaaa gak percaya.. daritadi nggak denger apah?" Iya, saya memang nggak terlalu jelas mendengarkan, karena peserta yang hadir siang itu cukup ramai. Tapi saya amazed karena baksonya memang enak. Mungkin ini yang dinamakan jatuh cinta pada gigitan pertama, hahaha.

Bakso kuah yang juga enak. Foto dok: Heni Puspita.

Begitu tau kalau rasa bakso goreng dan bakso kuahnya gak mengecewakan, saya jadi tambah semangat menunggu kreasi terakhirnya matang, yaitu bakso bakar.

Chef Gaby saat memasak bakso bakar.

Bakso bakar yang dimasak Chef Gaby hari itu juga hanya menggunakan olesan bumbu sederhana. Istimewanya, dibalur lagi dengan lelehan keju mozarela. Karena rasa penasaran saya belum tuntas, sengaja saya mencicipi bakso tanpa topping mozarela. Supaya rasa baksonya gak tenggelam, tertutup rasa gurih asin keju.

Bakso bakar bonanza dibalur keju mozarela.

Surprisingly, bakso bakarnya juga enakkk manteman. Huaaa. Fix, saya sampai pada kesimpulan bahwa bukan bumbunya yang membuat tiga kreasi bakso siang itu jadi enak. Tapi rasa baksonya memang sudah istimewa dari sananya.


Istimewanya Bakso Bonanza Beef

PRAKTIS

Bakso adalah makanan favorit rata-rata orang Indonesia. Sepertinya hampir di setiap daerah, pasti ada jualan bakso. Saya aja nih, seminggu gak makan bakso, rasanya ada yang kurang, haha. Keinginan makan bakso yang seringkali dadakan macam tahu bulat, ditambah lagi si bakso bisa dikreasikan jadi bermacam-macam makanan, membuat saya sangat membutuhkan bakso praktis yang tersedia dalam bentuk kemasan. Yang gak perlu repot keluar rumah dan gak pake lama menunggu ojek makanan datang. Tinggal plung-plung-plung. Jadi deh. Seneng banget karena akhirnya ketemu dengan bakso bonanza beef inih. Sooo.. Baksooooo.. 

bakso kemasan sehat
My luv.

SEHAT

Setelah acara hari itu, saya banyak googling soal pembuatan bakso bonanza beef ini dan hasilnya memuaskan gengs. Bakso sapi bonanza beef diproduksi oleh anak perusahaan Great Giant, yaitu PT GGF (Great Giant Food) Lampung, yang merupakan produsen dari buah-buahan Sunpride (pisang, nanas dll). Daging sapi yang digunakan dalam pembuatan bakso bonanza berasal dari peternakan sendiri yang dikelola oleh GGL (Great Giant Livestock). Kredibilitasnya sendiri tidak perlu diragukan lagi, karena GGL merupakan perusahaan penggemukan sapi terbesar ketiga di Indonesia yang berlokasi di Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Dan sudah berdiri sejak tahun 1987.

Sapi-sapi ini dipelihara dengan baik dan diberi makanan sehat yang berasal dari olahan limbah/perasan jus nanas. Nah, nanas ini bisa membuat daging sapi menjadi empuk secara alami. Seperti kalau kita mau masak daging ya, diberi nanas supaya lebih cepat empuk, hehehe.

Bakso bonanza beef juga dibuat dengan teknologi tinggi dan TANPA BAHAN PENGAWET. Jadi gak perlu heran, saat membeli bakso bonanza, masa kadaluwarsanya memang singkat, hanya sekitar 6 bulan. Karena dibuat murni tanpa bahan pengawet. Jadi pastikan harus selalu dalam keadaan beku ya. Supaya dagingnya tetap segar.

Bakso Bonanza, dibuat dari daging sapi berkualitas dan tanpa bahan pengawet. Foto dok: Heni Puspita.

ENAK

Wajar deh kalau saya jatuh cinta pada gigitan pertama dengan bakso ini. Rasanya daging banget! dan gurihnya itu loh, gak lebay. Bukan seperti bakso full micin, yang begitu selesai makan, kepala langsung pusing dan mulut haus berlebihan, hihihi. Proteinnya jelas tinggi karena kandungan daging sapi di dalamnya mencapai 84%. Terasa dari teksturnya saat kita gigit. Seperti makan serat-serat daging gitu loh. Yummy!

Serat-serat daging yang membuat saya jatuh cinta pada gigitan pertama 😃

HALAL dan AMAN DIKONSUMSI

Praktis, sudah pasti. Sehat, iya. Enak, banget. Halal? Alhamdulillah, bakso bonanza ini halal gengs! dan sudah memiliki sertifikat kehalalan produk dari MUI. Dagingnya jelas gak ada campuran daging-daging lain selain sapi ya. Bakso Bonanza Beef juga aman dikonsumsi karena sudah mendapatkan nomor izin edar dari BPOM. Jadi no borax borax!

bakso kemasan halal
Halal gengs!


Tempat Membeli dan Harga Bakso Sapi Bonanza Beef

Untuk daerah Bandar Lampung, Bakso Bonanza Beef bisa kita dapatkan di seluruh Supermarket Chandra, Chamart Kemiling, Chamart Way Halim dan Gelael. Sedangkan untuk luar kota, bakso bonanza beef tersedia di wilayah Jabodetabek, Bandung dan Jawa Timur. Saat melakukan pencarian di internet, saya juga melihat sudah ada beberapa marketplace yang menjual bakso bonanza beef.

Harga bakso bonanza beef di wilayah Lampung berkisar antara Rp 34.500 untuk kemasan 180 gr dan Rp 75.900 untuk kemasan 500 gram.

Nah, kalau sudah beli, kreasiin jadi macem-macem makanan deh, seperti Beef Oregano Meatballs yang ada di gambar ini. Cari resepnya gak usah bingung. Langsung follow akun instagram @bonanzabeef.id buat cari inspirasi resep dan ngintip info diskon dan promonya! haha. Selamat mencicipi kenikmatan bakso sapi asli ya. Dan rasakan jatuh cinta pada gigitan pertama bakso bonanza beef, seperti saya kala itu. Luv!


Beef Oregano Meatballs. Dok foto: instagram @bonanzabeef.id



No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir. Means a lot to me :) Silahkan komentar yang sopan dan mohon jangan sertakan link hidup ya. Jika ingin berdiskusi atau butuh jawaban cepat, bisa menghubungi saya via pesan instagram di akun @dwiseptiani.dwi